• Pengertian Model Data Relasional

 

Model Data Relasional adalah suatu model basis data yang menggunakan tabel dua dimensi,  yang terdiri atas baris dan kolom untuk menggambarkan sebuah berkas data. 

 

Model ini menunjukkan cara mengelola/mengorganisasikan data secara fisik dalam memory sekunder, yang akan berdampak pula pada bagaimana kita mengelompokkan data dan membentuk keseluruhan data yang terkait dalam sistem yang kita buat.

 

Contoh Tabel dan keterhubungannya :

 

MHS

NPM

Nama

Alamat

10296832

Nurhayati

Jakarta

10296126

Astuti

Jakarta

31296500

Budi

Depok

41296525

Prananingrum

Bogor

50096487

Pipit

Bekasi

21196353

Quraish

Bogor

 

MKUL

KDMK

MTKULIAH

SKS

KK021

P. Basis Data

2

KD132

SIM

3

KU122

Pancasila

2

 

NILAI

NPM

KDMK

MID

FINAL

10296832

KK021

60

75

10296126

KD132

70

90

31296500

KK021

55

40

41296525

KU122

90

80

21196353

KU122

75

75

50095487

KD132

80

0

10296832

KD132

40

30

 

  • Keuntungan Model Data Relasional

 

1.    Bentuknya sederhana

2.    Mudah melakukan berbagai operasi data (query, update/edit, delete).

 

 

 

 

 

 

Contoh DBMS yang mengelola basis data relational :

 

–       dBase III+

–       MS.Access

–       Borland-Paradox

–       Oracle

–       DB2

–       SYBASE

–       Informix.

 

  • Istilah dalam Model Data Relasional :

 

Relasi:

Sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris.

 

Atribut:

Kolom pada sebuah relasi (field).

 

Tupel

Baris pada sebuah relasi (record).

 

Domain

Kumpulan nilai yang valid untuk satu atau lebih atribut

 

Derajat (degree)

Jumlah atribut dalam sebuah relasi (jumlah field)

 

Cardinality

Jumlah tupel dalam sebuah relasi (jumlah record)

 

•         Relational Key

 

Super key

 

Satu atribut/kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah tupel di dalam relasi (satu atau lebih field yang dapat dipilih untuk membedakan antara 1 record dengan record lainnya).

 

Contoh: Untuk tabel MHS di atas, super key-nya:

–          NPM

–          NAMA (dengan syarat tidak ada nama yang sama)

–          ALAMAT (dengan syarat tidak ada alamat yang sama)

–          NPM + NAMA

–          NPM + ALAMAT

–          NAMA + ALAMAT

–          NPM + NAMA + ALAMAT

 

Candidate key

 

Atribut di dalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik  (super key dengan jumlah field yang paling sedikit)

 

Maka, candidate key-nya adalah NPM, NAMA dan ALAMAT (karena hanya terdiri dari 1 field saja)

 

 

Primary key

 

Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tupel secara unik dalam relasi

 

Maka, primary key yang dipilih adalah NPM (unik, tidak ada NPM yang sama).

 

Alternate key

 

Candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key

 

Maka, candidate key-nya NAMA dan ALAMAT

 

Foreign key

 

Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa

  • Relational Integrity Rules

 

1.    Null

Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut

 

2.    Entity Integrity

Tidak ada satu komponen primary key yang bernilai null.

 

3.    Referential Integrity

Suatu domain dapat dipakai sebagai kunci primer bila merupakan atribut tunggal pada domain yang bersangkutan.